Artikel Terbaru

Ngentot dengan Pembantuku yang Lugu

Cerita Seks Abg - Namaku Roby, Aku sendiri sudah berkeluarga dan mempunyai anak 3. Umurku 32 tahun sedangkan Istriku berumur 30 tahun. Hari ini istriku sedang mencari pembantu baru karena pembantu ku yang lama sudah pulang kampung untuk menikah. Singkat cerita, Istriku datang membawa pembantu baru, Ia bernama Yeni berumur sekitar 18 tahun. Asalnya dari kampung dan aku sendiri tak tau Istriku bisa mendapatkannya dari mana. Tapi yang pasti, Di umurnya yang masih 18 tahun, Ia sangat cantik sekali. Berparas Natural dengan Toket yang lumayan besar bagi anak seusianya. Ia sudah sangat matang, Kulitnya putih bersih dan sangat menarik sekali untuk di lihat. Aku sendiri yakin, Sopir komplek rumahku ini akan terus mencarinya dan ingin memacarinya.


Beberapa bulan bekerja, Aku suka melihatnya keluar mandi memakai handuk. Yah terkadang aku curi-curi pandang saja. Di hari minggu, Istriku pergi arisan bersama teman-temannya., Sedangkan aku di rumah saja dan anakku lagi berlibut di rumah neneknya. Aku sendiri saat ini bersama Yeni. Karena ada kesempatan yang memang jarang untuk didapatkan, Akupun berpura-pura sakit dan memintanya memijit kepalaku ini.

“Yen, Bisa minta tolong pijitin kepala bapak?” Tanyaku.
“Bisa pak. Tar Yeni sekalian kerokin yah.” Balasnya.

Kesempatan emas ini tak ingin kusia-siakan. Hari ini aku ingin menikmatinya walau sebentar saja. Yenny sendiri langsung masuk kekamarku dan langsung memijit kepalaku.

“Kurang enak Yen, Palaku di pangku ya di pahamu.” Ucapku.
“Sama aja toh pak, Emang bisa lebih enak ya kalau di pangku?” Balasnya.
“Iya Yen, Lebih enak terasa, Kalau kayak gini bapak susah.” Balasku kepadanya.
“Yaudah pak kalau gitu.” Ucapnya.

Aku sendiri langsung mengambil bantal dan menaruhnya di pahanya. Ia langsung memijit dengan perlahan. Aku sering mencuri pandang ke atas karena Toketnya memang sangat menonjol sekali di usianya saat ini. Aku juga merasa jika ia memang sudah tak perawan lantaran Toketnya yang besar ini. Terkadang aku sendiri menarik kepalaku dengan alasan jika pijitannya masih kurang enak.

Sambil terus di pijit, Tanganku mencoba meraba kedua pahanya. Yenny sendiri masih terus diam dan tetap memijit kepalaku. Aku sendiri memang tak tau apa ia merespon atau memang takut lantaran sikapku ini. Tapi yang pasti, Aku akan mengentotinya pada hari ini. Ku elus hingga beberapa kali nafasnya naik turun, Bahkan pijitannya sendiri sudah tak beraturan. Jariku langsung saja ku tempelekan di celananya yang tipis ini tepat di tengah memeknya. Ku tempat jari jempolku dan ku naik turunkan dengan perlahan, Tapi ia terus diam saja. Ku gesekan jariku sambil tangan kiriku mengelus pahanya ini, Ia masih tetapi dengan posisi memijat kepalaku. Cerita Seks Pembantu

“Ah…. Uhh..” Desahnya pelan.

Badannya bergetar, Sekarang pijitannya di kepalaku hanya di tempelkan saja tangannya. Tapi tak memijit. ia sendiri sudah terangsang karena gerakan jariku ini yang menempel di memeknya. Masih terus ku naik turunkan jari jempolku, Sedangkan Yenny sendiri sudah menyender ke belakang di bantu dengan tangannya.

“Ahh.. Pak.. ” Desahnya berulang kali.

Cerita Seks Abg - Aku masih tak banyak bicara, Aku ingin dia menikmati permainan tanganku. Kali ini, Tanganku langsung meremas Toketnya dan 1 tanganku masuk ke dalam celananya. Terasa sekali jembutnya yang tidak terlalu lebat. Ku cari area sensitifnya, Sambil terus meremas Toketnya dengan tangan kiriku, Tangan kananku menjelajahi memeknya tersebut. Aku sendiri cukup puas jika ia ingin berhenti karena aku memang berpikir tak akan bisa mengentotinya. Tapi nyatanya, Ia hanya terdiam dan menerima rangsanganku berkali-kali.’

“Ugh,… Pak…. Uchhh.” Desahnya sambil memejamkan matanya.

Aku menikmatinya, Aku sendiri masih tak melepaskan semua pakaiannya. Tanganku masih bergerilya ke memek dan Toketnya. Jari tengah ku langsung masuk ke lobang memeknya, Bless.. Sangat hangat sekali dan sangat basah sekali. Aku yakin memeknya masih sangat peret dan legit. Aku sendiri sudah tak sabar untuk menjilatinya, Tapi ak masih ingin merangsangnya hingga akhirnya ia sendiri meminta untuk di Entot olehku.


Setelah ku colok beberapa kali hingga membuatnya merem melek, Akupun terus menyolok memeknya dengan jari tengahku hingga akhirnya cairan dari memeknya menyemprot ke celananya. Sangat basah sekali dan membuat dirinya tersenyum sendiri sambil memejamkan matanya. Aku yang sudah tak tahan ingin merasakan tubuhnya langsung melepaskan semua pakaiannya dan juga dalemannya. Dan kali ini sudah terlihat jelas Toket anak umur 18 tahun yang cukup besar dengan memek yang sudah becek. Ku lap memeknya dengan celananya, Kali ini memeknya sendiri sudah tak begitu basah, Akupun langsung menjilatinya dengan rakus. sambil melihat mukanya yang memang makin cantik sekali ketika mendesah ini.

“Pakk.. Ah,,,, Ouchh… Sshh… Ah…Ah…” Desahnya.

Ku masukan lidahku ke lobang memeknya sambil ku maju mundurkan kepalaku ini membuat dirinya langsung meremas kedua Toketnya. Ia memang sangat bernafsu sekali. Aku rasa sudah lama sekali ia tak ngentot. Setelah puas bermain-main di lobangnya tersebut, Akupun langsung naik dan mengarahkan kontolku ini tepat di depan mukanya. Ia sendiri binggung dan hanya melihat kontolku yang besar ini. Ku tempelkan di bibirnya akan tetapi ia masih tak mau membuka mulutnya. Ia langsung memejamkan matanya, Akupun terus menekan badanku dan ia sendiri akhirnya mengalah dan membuka mulutnya. Ku sodok mulutnya tersebut dan dengan perlahan ia sendiri yang mengocok kontolku ini. Cerita Seks Bebas

“Ouchhh.. Enakk Yenn.. Bapak suka.. Ahh.” Ujarku sambil mengelus kepalanya.

Ia langsung mengulum kontolku dengan mulutnya yang sangat seksi ini. Biji pelerku di jilatinya sambil terus mengelus kepala kontolku yang memang sudah tak tahan untuk mencari lobang kenikmatan ini. Di jilatnya kepala kontolku, di sedot dan sangat hangat sekali membuat aku beberapa kali ingin langsung menyodok memeknya yang sudah sangat becek ini. Ia masih terus memutar-mutar dan bermain di kontolku ini, Bahkan sesekali ia hisap semua hingga masuk kekerongkongannya. Sangat nikmat sekali rasanya hingga membuatku sudah tak tahan lagi di buatnya.



Aku sendiri langsung menariknya berdiri, Dengan posisi berdiri langsung ku suruh dirinya menungging. Ia sendiri tetapi menurutiku, Bahkan ia tak melawan sama sekali. Ku tepok pantatnya agar membuat dirinya semakin menunduk kebawah. Terlihat pantat yang sintal dengan garis memek yang sudah basah membanjiri. Ku arahkan kontolku, Bless.. Ku dorong pelan hingga membuat dirinya berdesah hebat.

“Aahhh………. Masukin… ouchhhhhh..” Desahnya.

Ku tekan lebih dalam hingga membuat badannya mengelinjang. Sungguh memek yang masih sangat sempit sekali, Sangat terasa hangat, cairan dan juga jepitannya. Ku maju mundurkan perlahan kontolku ini yang saat ini menyeruak di dalam lobang memeknya tersebut.

“UUghh….. Ah….. Enakk… Ah…” Desahnya.


Sambil terus ku sodok, HPnya sendiri langsung berbunyi. Aku kaget ternyata istriku menelpon Yenny.

“Ah.. Pak berhenti.. Ahh. Ibu nelepon.. ” Ujarnya menahan nikmat ini.

Akupun memberhentikan gerakanku, Ia langsung mengangkat teleponnya sambil meloud speakerkan Hpnya tersebut. Cerita Seks Selingkuh

“Iya bu.. Ada apa bu.” Tanyanya.
“Bapak dirumah? Daritadi ibu telepon gak di angkat.” Balasnya.
“Bapak tidur bu.” Balasnya.

Kontolku sendiri masih berada di dalam memeknya, Karena sudah tak tahan, Aku juga ingin mencoba sensasi baru, Ku sodok perlahan kembali sambil Yenny menelpon istriku ini.

“Ohh tidur, terus rumah uda beres dan sudah masakin bapak makan?” Tanya istriku kembali.
“Enghh… Uuu…Dahh Bu… Ahhhhh.” Hpnya di jauhkan ketka mendesah.

Kupercepat gerakanku hingga membuat dirinya tak bisa berbicara kembali kepada istriku ini, Ini sensasi yang memang sangat membuat diriku takut. 

“Hallo, Yen.. Hallo.” Ujar istriku dari telepon.

Yenny sedang menahan nikmat dan mencoba tak mengeluarkan desahan lantaran takut ketahuan oleh istriku.

“Yenn.. Halloo..” Ujar istri kembali.
“ii…ya bu.. Maa..ahfff.. Aku laa..gii be..re.sss Kahhhh..mar…” Ucap Yenny.
“Oh.. Yauda lanjut kerjanya. Nanti jangan lupa masak buat bapak ya, Besok ibu pulang.” Ucap istriku lagi.
“iya bu.” Jawabnya cepat dan langsung mematikan HP.
“Ahh.. Ouchh.. Ahh. Aghhhhh. Ukhh.. Pakk.. Cepetin Pak.. Nikmathh.. Ahh..” Desahnya melepas setelah selesai menelpon.

Ku tepok pantatnya 3 kali dan berbekas merah. Sambil dengan gaya menungging, Ku pegang pinggulnya dan ku percepat gerakanku hingga bunyi air yang berada di dalam memeknya terdengar. Ia terus merintih nikmat, Aku sendiri sanga tmenyukai gaya ini dan memang tak ingin menganti gaya lain. Ku tarik kedua badannya dan ku pegang lehernya dari belakang. Yenny akhirnya agak berdiri dan ini membuat kontolku merasakan denyutan yang sangat kencang di dalam memeknya ini. Ku sodok terus menerus dan membuat ia sendiri berkali-kali bergetar hebat. Toketnya ku remas-remas dengan nikmatnya, Puting susunya ku plintir perlahan, Ia sudah seperti bonekaku saja. Ia pasrah menerima perlakuan dari majikannya ini.

“Ahhh… Enakkk pak.. yenny suka.. Ah.” Desahnya nakal.
“Memekmu enak yen.. Bapak juga suka.. Bapak sodok terus ya memekmu.” Balasku.

Ku genjot terus menerus, Aku sendiri sudah tak bermain pelan lagi. Ku sodok dengan kecepatan yang memang sudah tak wajar lagi untuknya. Tapi ia menikmatinya dan terus menerus meminta. Tak berselang lama, Aku pun akhirnya mengeluarkan spermaku ini.Crotttttttttt. Beberapa kali semprotan spermaku menyemprot memeknya ini. Ia hanya pasrah terdiam, Setelah semprotanku habis, Ku keluarkan perlahan dari memeknya. Spermaku mengalir turun ke bawah, Posisi kami berdua masih berdiri. Melihatnya kelelahan, Akupun mengendongnya dan membawanya kekamarnya untuk tidur. Itulah balas jasaku kepadanya karena ia memberikanku memeknya ini. Aku dan Yenny beberapa kali ngentot ketika semua anak dan istriku tidak dirumah. Terkadang ia juga menghisap kontolku saja, Aku sendiri sangat puas kepadanya. Bahkan gajinya sendiri sudah kunaikan 2 kali lipat lantaran ia bisa memuaskanku juga tanpa sepengetahuan istriku.

2 comments:

Powered by Blogger.